"Bahkan kita tidak bisa menilai seseorang itu dari tampak luarnya saja , sesuatu yang baik bahkan tertutupi itu lebih sangat baik dibandingkan kebaikan yang diumbar-umbar (ria)"-Pemilik blog tampan.
Waktu di Padang ada satu pelajaran penting yang bisa aku share , ketika makan ada abang-abang pengamen yang penampilannya itu lumayan lusuh dan "brutal" , awalnya aku berpikir itu wajar karena ia adalah seorang pengamen , akan tetapi kewajaran berubah keganjilan ketika ia menyapa salah satu gadis muda yang sedang nongkrong dengan teman-teman lelakinya yang keliatannya mahasiswa dan mahasiswi.
Kemudian abang itu mulai bernanyi, lagu pertama terlihat biasa , ketika lagu kedua dimainkan yaitu lagu bocah malang yang dulunya menjadi pengamen sekarang sudah menjadi artist itu diganti liriknya dengan
"cita-citaku menajadi mahasiswa ...
duluku susah sekarang alhamdulillah...
...
kuliah ku kurang biaya...
terpaksa aku mengamen saja...
tetapi aku tak berputus asa ...
insya allah tahun ini ku wisuda ..."
Jujur, entah abg itu cuma bernyanyi atau apa , tapi aku yakin bahwa dia emang kuliah. Iba satu kata yang keluar, karena diluar sana masih ada yang lebih susah daripada aku, dan yang lebih meibakan , hal yang terjadi dengan abg ini berbanding terbalik dengan gadis muda temannya tadi yang kerjanya nongkrong dan bahkan tak sengaja aku melihat gadis muda ini memetik rokok bersama teman-teman lelakinya. Nauzubillah. Silahkan tarik kesimpulan sendiri. 2 kondisi yang berbeda, kondisi yang tidak ingin menyusahkan kedua orang tuanya dan kondisi yang kontradiktif dengan kondisi pertama.

0 komentar:
Posting Komentar